Bahaya Flouride

Sering kita dengar dalam sebuah iklan pasta gigi, bahwa sebuah pasta gigi yang cukup terkenal sangat ampuh untuk mencegah gigi berlubang, membuat gigi lebih putih dan mengurangi plak pada gigi serta segenap keistimewaan lain. Ternyata iklan yang ?wah? itu hanya isapan jempol belaka, sebuah penelitian membuktikan kalau kandungan fluoride itu berbahaya.

Fluoride, konon adalah kandungan zat penting yang mesti ada dalam pasta gigi, didalam iklannya saja Fluoride punya banyak manfaat seperti mencegah gigi berlubang, karang gigi dan plak yang menempel dalam email gigi. Zat ini digembar-gemborkan baik untuk gigi dan terdapat didalam setiap pasta gigi, ternyata melalui berbagai penelitian yang dapat dipercaya dari berbagai belahan dunia terbukti menunjukkan fakta yang sebaliknya. Artinya ternyata Fluoride tsb.zat kimia kunci dalam memproduksi bom atom.

Fluoride sangat essensial untuk membuat senjata nuklir selama perang dingin. Salah satu zat kimia yang paling dikenal beracun adalah fluoride, yang muncul secara cepat sebagai racun kimiawi dan program bom atom Amerika serikat, baik untuk pekerjanya maupun masyarakat sekitar.

Lebih lanjut lagi efek biologis dari fluoride dalam buku fluoride the aging factor karangan Dr. John Yiamouyiannis antara lain menyebabkan fluorosis (keropos gigi), kerusakan gigi yang pada stadium lanjut gigi menjadi bergaris-garis gelap dan terlihat seperti lubang dan gigi yang tanggal. Sebuah penelitian di China pemberian fluoride dengan dosis rendahpun telah menyebabkan berkurangnya kecerdasan pada anak, penuaan dini, aborsi spontan, tulang rapuh, kanker dll.

Untuk itulah di beberapa negara sudah melarang penggunaan fluoride dalam berbagai suplemen fluoride seperti tablet, obat tetes, permen karet ditarik dari pasaran karena beracun dan menyebabkan resiko erbesar bagi kesehatan fisik maupun phisikologis. Belgia menjadi negara pelopor pelarangan fluoride didunia, setelah surat keputusan dari mentri kesehatan masyarakat federal dikeluarkan. Bahkan hampir seluruh wilayah Eropa Barat telah menolak fluoridasi air, termasuk Austria, Belgia, Denmark, Prancis, Italia, Luxembourgh, Jerman, Belanda, Firlandia, Swedia dan Norwegia. Beberapa ilmuwan dunia telah menyetujui dengan berbagai temuan mereka, diantaranya Dr.Phillys Mullenix dari institut Penelitian Forsyth Universitas Harvad (Institut Penelitian gigi) bahwa fluoride lebih efektif daripada timah dalam menurunkan tingkat IQ pada anak-anak (lihat situs naturalrearing.com). Sementara itu penelitian dari Universitas Florida selatan mengatakan kalau penggunaan fluoride selama masa kehamilan hingga setahun meningkatkan 1 persen ketidak mampuan belajar, hal ini juga diamini dengan informasi lain (lihat bruha.com).

Lantas apa jalan yang lebih aman untuk menghindarkan diri dari ancaman fluoride? Dan bagaimana sikap pemerintah kita?

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | free samples without surveys